Tahsin Alqur’an Metode Qiroati
Tahsin Al-Qur’an Metode Qiroati
Qiroati adalah sebuah metode belajar membaca Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan bacaan sesuai kaidah tajwid secara praktik langsung tanpa banyak teori. Metode ini banyak dipakai di TPQ/TPA, sekolah Islam, dan pesantren.
Tujuan Tahsin dengan Metode Qiroati
-
Memperbaiki bacaan Al-Qur’an (tahsin) hingga benar makhraj dan sifat hurufnya.
-
Membiasakan kelancaran membaca dari kata ke kata, ayat ke ayat.
-
Menanamkan disiplin tartil sejak awal.
-
Mempersiapkan peserta agar siap naik ke tahap tahfiz.
Ciri Khas Metode Qiroati
-
Langsung praktik membaca — tidak diawali teori panjang.
-
Bersifat individual, guru mendengarkan bacaan murid satu per satu.
-
Bertahap dan sistematis, mulai dari huruf hijaiyah, sambung kata, kalimat, hingga mushaf.
-
Standar kelulusan ketat, tidak naik jilid sebelum benar-benar lancar.
-
Menggunakan buku Qiroati jilid 1–6, kemudian masuk Gharib & Tajwid, dan Mushaf.
Struktur Pembelajaran Qiroati
-
Jilid 1 – 2
Pengenalan huruf, harakat dasar, bacaan pendek, sambung huruf. -
Jilid 3 – 4
Latihan bacaan panjang, sukun, tasydid, dan huruf-huruf berat-tipis. -
Jilid 5 – 6
Menyempurnakan bacaan, bacaan kompleks, dan kelancaran. -
Gharib & Tajwid
Latihan kasus-kasus bacaan khusus. -
Mushaf
Membaca langsung dari Al-Qur’an hingga lancar tartil.
Metode Belajar dalam Tahsin Qiroati
-
-
Talaqqi: menghadapkan bacaan kepada guru.
-
Tasmi’: mendengarkan santri membaca.
-
Drill berulang sampai fasih.
-
Evaluasi harian / per halaman.
-
About Instructors
Rp0
